Ambon., gerbangmaluku.com Kebanggaan menyelimuti Pemerintah Provinsi Maluku saat menyambut kepulangan dua putra-putri terbaik daerah yang telah menuntaskan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026.
Keduanya kembali ke Maluku setelah menjalankan tugas kenegaraan dalam rangka Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat nasional.
Kepulangan dua Paskibraka Nasional asal Maluku itu disambut langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang, di Kantor Gubernur Maluku, Senin (24/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kasrul didampingi Asisten I Setda Provinsi Maluku dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku.
Penyambutan tersebut menjadi bentuk penghargaan Pemerintah Provinsi Maluku atas dedikasi dan perjuangan keduanya yang telah membawa nama daerah ke panggung nasional melalui tugas kenegaraan yang penuh tanggung jawab dan disiplin.
Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Abdullah Vanath dan Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada kedua Paskibraka Nasional tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Bapak Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih kepada kedua anak kita yang telah melaksanakan tugas kenegaraan dengan baik,” ujar Kasrul.
Menurutnya, keberhasilan kedua anak Maluku tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama orang tua dan para guru yang terus memberikan motivasi serta membimbing mereka hingga mampu mencapai tingkat nasional.
“Terima kasih juga kepada orang tua dan para guru yang telah memberikan dukungan sehingga mereka mampu menjalankan tugas dan mengharumkan nama Provinsi Maluku,” katanya.
Kasrul menegaskan, keberhasilan menjadi anggota Paskibraka Nasional bukan sekadar kebanggaan pribadi maupun keluarga. Predikat tersebut merupakan amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar setelah mereka kembali ke daerah.
Menurutnya, pengalaman selama menjalani proses seleksi, pembinaan hingga melaksanakan tugas di tingkat nasional harus menjadi bekal untuk membangun karakter dan masa depan yang lebih baik.
Disiplin, kerja sama, nasionalisme, tanggung jawab dan semangat pantang menyerah yang diperoleh selama menjalankan tugas di tingkat nasional diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tugas di tingkat nasional sudah dilaksanakan dengan baik. Sekarang yang lebih penting adalah bagaimana seluruh pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh di sana dibawa kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing,” tutur Kasrul.
Ia berharap pengalaman tersebut tidak berhenti pada diri mereka sendiri, tetapi dapat dibagikan kepada teman-teman serta generasi muda lainnya.
“Sehingga menjadi contoh dan teladan bagi teman-teman serta adik-adik kelas,” tambahnya.
Kasrul juga memberikan pesan khusus kepada kedua Paskibraka Nasional tersebut agar mampu mempertahankan prestasi dan menjadikan pengalaman yang telah diperoleh sebagai modal untuk terus berkembang.
Menurutnya, setelah berhasil tampil di tingkat nasional, keduanya secara tidak langsung telah menjadi figur yang diperhatikan dan dapat menjadi panutan bagi pelajar lainnya.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, kalian sekarang menjadi panutan. Jadilah role model bagi teman-teman dan adik-adik kelas,” pesan Kasrul.
Ia meminta keduanya untuk tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diraih. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang.
“Perjuangkan masa depan yang baik, terus belajar, jaga disiplin dan tunjukkan bahwa anak-anak Maluku mampu berprestasi serta mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar kedua Paskibraka Nasional itu tetap memiliki semangat untuk mengejar pendidikan dan prestasi di berbagai bidang.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap keberhasilan dua Paskibraka Nasional tersebut dapat memberikan inspirasi kepada pelajar di seluruh kabupaten dan kota di Maluku.
Keterwakilan anak Maluku dalam Paskibraka Nasional dinilai menjadi bukti bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional apabila mendapatkan pembinaan, dukungan dan kesempatan yang memadai.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku berharap akan semakin banyak pelajar yang termotivasi mengikuti berbagai ajang prestasi di tingkat daerah maupun nasional.
“Kita berharap dari Maluku akan lahir lagi generasi-generasi terbaik yang dapat tampil di tingkat nasional,” ujar Kasrul.
Ia menegaskan, keberhasilan dua Paskibraka tersebut hendaknya tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya.
“Keberhasilan hari ini harus menjadi motivasi untuk membuka jalan bagi anak-anak Maluku lainnya untuk terus berprestasi,” pungkasnya.
Kepulangan kedua Paskibraka Nasional tersebut pun menjadi momentum penting untuk menanamkan pesan bahwa prestasi tidak hanya diukur dari keberhasilan tampil di tingkat nasional, tetapi juga dari kemampuan membawa pengalaman tersebut kembali ke daerah dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Dengan semangat, disiplin dan nilai-nilai kebangsaan yang telah diperoleh selama menjalankan tugas, keduanya diharapkan mampu terus melangkah meraih cita-cita sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda Maluku lainnya.
Bagi Maluku, keberhasilan dua Paskibraka Nasional ini bukan sekadar cerita tentang pengibaran bendera. Lebih dari itu, mereka membawa pesan bahwa dari tanah Maluku pun dapat lahir generasi muda yang disiplin, berkarakter, berprestasi dan mampu berdiri sejajar di panggung nasional.















