Home / Maluku / Vanath Ingatkan Mahasiswa UMM: Disiplin Jadi Kunci Hadapi Era Robot dan Perubahan Dunia Kerja

Vanath Ingatkan Mahasiswa UMM: Disiplin Jadi Kunci Hadapi Era Robot dan Perubahan Dunia Kerja

AMBON, gerbangmaluku.com
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, mengingatkan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Maluku (UMM) agar membekali diri bukan hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga kedisiplinan dan kemampuan beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Pesan tersebut disampaikan Vanath saat menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru (Mastamaru) Universitas Muhammadiyah Maluku Tahun Ajaran 2026/2027, yang berlangsung di Aula Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Maluku, Senin (28/9/2026).

Di hadapan para mahasiswa baru, Vanath menegaskan bahwa keberhasilan seseorang dalam menempuh pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan atau seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki. Menurutnya, kedisiplinan merupakan fondasi penting yang harus dibangun sejak seseorang mulai menempuh pendidikan.

“Dasar dari semua ilmu pengetahuan adalah disiplin. Dasar dari semua ilmu pengetahuan adalah disiplin,” ujar Vanath.

Ia menjelaskan, mahasiswa yang memiliki kedisiplinan akan lebih mudah mengatur waktu, menjalankan tanggung jawab, serta membangun kebiasaan belajar yang konsisten. Karena itu, mahasiswa diminta menjadikan disiplin sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari selama menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi.

Selain persoalan disiplin, Vanath juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mengabaikan perkembangan teknologi digital yang terus mengalami perubahan.

Menurutnya, teknologi telah membawa banyak kemudahan dalam kehidupan masyarakat. Namun, perkembangan tersebut sekaligus menghadirkan tantangan baru, khususnya bagi generasi muda yang nantinya akan memasuki dunia kerja.

Vanath meminta mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana perkembangan teknologi dapat memengaruhi kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, hingga lapangan pekerjaan.

Ia menilai perubahan teknologi harus dihadapi dengan kesiapan sumber daya manusia melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

Dalam kesempatan tersebut, Vanath menggambarkan semakin besarnya penggunaan teknologi robotik dalam berbagai bidang pekerjaan.

“Diperkirakan di atas tahun 2035 tenaga manusia itu diganti dengan robot,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Vanath untuk menggambarkan tantangan perubahan teknologi yang perlu diantisipasi generasi muda sejak sekarang.

Menurutnya, mahasiswa tidak boleh merasa cukup hanya dengan memperoleh ijazah. Mereka juga harus memiliki kemampuan tambahan yang relevan dengan perkembangan zaman sehingga mampu beradaptasi ketika memasuki dunia kerja.

Vanath kemudian mengajak mahasiswa untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan membangun kemampuan sekaligus karakter.

Ia menekankan bahwa proses belajar membutuhkan kesungguhan dan konsistensi. Mahasiswa harus memiliki kemauan untuk terus belajar, sekaligus menerapkan kedisiplinan dalam setiap aktivitas.

“Jadi, kamu harus belajar, tapi memang kamu harus disiplin juga,” tegasnya.

Menurut Vanath, ilmu pengetahuan dapat dipelajari dalam berbagai bidang. Namun, tanpa kedisiplinan, proses untuk mengembangkan ilmu dan kemampuan tersebut akan menghadapi banyak hambatan.

Ia bahkan memberikan gambaran bahwa prinsip disiplin berlaku bagi siapa pun dan dalam bidang ilmu apa pun.

“Dasar ilmu pengetahuan, mau belajar tafsir Al-Qur’an, mau belajar sebagai seorang astronot, dasar dari semua ilmu pengetahuan itu adalah disiplin,” katanya.

Di sisi lain, Vanath melihat perkembangan teknologi tidak semata-mata sebagai ancaman terhadap dunia kerja. Jika dimanfaatkan secara tepat, teknologi justru dapat membuka berbagai peluang baru.

Ia mencontohkan perkembangan teknologi digital yang telah mengubah pola pemasaran dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dengan memanfaatkan platform digital, masyarakat dapat memperkenalkan produk kepada konsumen dalam jangkauan yang lebih luas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi dapat menjadi peluang bagi mereka yang mampu menguasai dan memanfaatkannya secara produktif.

Karena itu, mahasiswa sebagai generasi muda Maluku diharapkan mampu melihat perkembangan teknologi dari berbagai sisi dan menjadikannya sebagai sarana untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, serta daya saing.

Vanath berharap mahasiswa baru UMM tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan kemampuan yang akan menjadi bekal ketika menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, perguruan tinggi merupakan ruang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan wawasan, kemampuan berpikir, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan setelah lulus.

Ia mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan selama berada di bangku kuliah dengan memperbanyak belajar, meningkatkan keterampilan, dan mengikuti perkembangan zaman.

“Mahasiswa harus mempersiapkan diri dari sekarang. Dunia terus berubah, teknologi terus berkembang, sehingga kemampuan untuk beradaptasi menjadi hal yang penting,” pesan Vanath.

Kegiatan Mastamaru Universitas Muhammadiyah Maluku Tahun Ajaran 2026/2027 tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku, Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Maluku, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, civitas akademika Universitas Muhammadiyah Maluku, serta para mahasiswa baru.

Kehadiran para mahasiswa baru dalam kegiatan tersebut menjadi momentum awal untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi sekaligus membangun semangat baru dalam menempuh pendidikan.

Melalui pesan yang disampaikan Wakil Gubernur Maluku tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadikan ilmu pengetahuan, disiplin, karakter, dan kemampuan beradaptasi sebagai bekal menghadapi masa depan yang terus berubah.

Bagi generasi muda Maluku, tantangan perkembangan teknologi sekaligus menjadi peluang untuk membuktikan bahwa sumber daya manusia daerah mampu tumbuh, beradaptasi, dan mengambil peran dalam perubahan dunia kerja di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.