Home / Maluku / Wagub Maluku Bacakan Sambutan Mendikdasmen di Hari Guru Nasional Dan HUT Ke-80 Tahun 2025, Guru Hebat Penentu Masa Depan Bangsa

Wagub Maluku Bacakan Sambutan Mendikdasmen di Hari Guru Nasional Dan HUT Ke-80 Tahun 2025, Guru Hebat Penentu Masa Depan Bangsa

Ambon. gerbangmaluku.com — Sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, mewarnai upacara peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT ke-80 PGRI Tahun 2025, yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Selasa (02/12/2025).

Dalam sambutannya, Mendikdasmen mengajak seluruh guru di Indonesia untuk bersyukur atas kesehatan, kekuatan, dan kondisi bangsa yang tetap kokoh selama satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pemerintah, kata Mu’ti, terus berupaya meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru melalui berbagai kebijakan strategis. Pada tahun 2025, pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan D3 atau S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Selain itu, pemerintah juga menyediakan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi, di antaranya Pendidikan Profesi Guru (PPG), akreditasi pendidikan, bimbingan konseling, pembelajaran mendalam, pembelajaran digital berbasis kecerdasan artifisial, penguatan kepemimpinan, serta pelatihan teknis lainnya.

Untuk meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar Rp2 juta per bulan bagi guru non-ASN, serta satu kali gaji pokok bagi guru yang menghasilkan karya ilmiah. Para guru honorer juga diberikan skema penyaluran tunjangan langsung ke rekening pribadi.

Mu’ti menegaskan, meski kebijakan yang diterapkan belum sepenuhnya memenuhi harapan, pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan guru di tahun-tahun mendatang. Pada 2026, kuota beasiswa pendidikan akan dibuka untuk 150–400 ribu guru, meningkat dari sebelumnya 300 ribu penerima.

Mendikdasmen juga mengingatkan pentingnya peran guru di era digital dan global yang sarat tantangan. Guru kini dihadapkan pada perubahan sosial, budaya, moral, serta gaya hidup masyarakat yang semakin materialistis. Di tengah kondisi ini, guru tetap dituntut menjadi agen pembelajaran dan peradaban yang menanamkan nalar kritis, karakter mulia, dan akhlak baik kepada peserta didik.

“Guru harus memiliki stamina intelektual, sosial, dan moral yang kuat. Luruskan niat, perkuat motivasi, dan temukan jati diri sebagai pendidik,” ujarnya.

Mu’ti juga meminta masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memberikan penghargaan dan dukungan yang lebih baik kepada guru. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pertama pendidikan berada pada keluarga, bukan sepenuhnya pada guru.

“Berilah kesempatan para guru mendidik anak-anak dengan cara terbaik. Perbaiki komunikasi, kerja sama, dan saling menghargai antara orang tua dan guru,” tegasnya.

Kepada para siswa, Mendikdasmen menyampaikan lima nasihat Presiden Prabowo Subianto:
1. Belajarlah dengan baik.
2. Hormati ayah dan ibu.
3. Rukun dengan teman.
4. Cintai tanah air dan bangsa.
5. Muliakan guru, karena doa guru menentukan masa depan.

Di akhir sambutan, Mendikdasmen mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru di Indonesia atas dedikasi dan pengabdian yang tidak ternilai.

“Teruslah semangat. Di tanganmu, kualitas sumber daya manusia bangsa ini ditentukan. Selamat Hari Guru 2025. Guru Hebat, Indonesia Kuat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *