Home / Pendidikan / Event Perdana Dance Competition Digelar: PT Anugerah Putra Angkasa Hidupkan Kreativitas Anak Muda Ambon

Event Perdana Dance Competition Digelar: PT Anugerah Putra Angkasa Hidupkan Kreativitas Anak Muda Ambon

Ambon; gerbangmaluku.com
PT Anugerah Putra Angkasa resmi menggelar event perdana Dance Competition yang dijadwalkan berlangsung pada akhir November 2025. Direktur Utama PT Anugerah Putra Angkasa sekaligus Direktur Pengelola dan Pengembangan Gedung Christian Center, Asri Masry, SE, mengatakan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan dengan sangat matang.

Event ini berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Christian Center, Kamis (27/11/2025) dan diikuti hampir 50 peserta, mulai dari tingkat pelajar SMP hingga komunitas dance kreatif di Kota Ambon.

Kreativitas Anak Muda Ambon Diangkat ke Panggung yang Lebih Besar

“Asli saya ingin menegaskan bahwa anak-anak muda Maluku, khususnya Ambon, memiliki kreativitas dan kualitas yang luar biasa. Dengan memanfaatkan Gedung Christian Center sebagai aset berharga provinsi, kami ingin menunjukkan bahwa fasilitas daerah dapat menjadi sarana yang produktif dan prestisius bila dimanfaatkan dengan baik,” ujar Asri Masry.

Ia menilai bahwa meski persiapan dilakukan dengan berbagai keterbatasan, pihaknya tetap mampu menghadirkan kegiatan progresif yang memberi dampak positif, terutama pada potensi pendapatan daerah dan pengembangan ekosistem kreatif lokal.

Konsep Event Non-Stop, Pertama di Kota Ambon

Event ini menghadirkan rangkaian hiburan non-stop baik di dalam maupun di luar gedung. Konsep satu lokasi dengan berbagai aktivitas secara bersamaan ini disebut Asri sebagai “yang pertama kali terjadi di Ambon”.

Hal tersebut berdampak nyata pada hidupnya aktivitas masyarakat sekitar, terutama warga Talake yang turut memperoleh peluang penghasilan dari kegiatan ini.

Peserta Melonjak Tajam Tanpa Promosi Besar

Tanpa promosi besar dan tanpa iklan komersial, jumlah peserta mencapai hampir 50 orang, angka yang menurut Asri jauh melebihi ekspektasi awal.

“Awalnya kami pesimis peserta tidak akan sampai 20. Namun setelah melihat panggung, konsep acara, dan standar penilaian juri, para peserta membagikan pengalaman mereka di media sosial. Dari situ minat meningkat drastis,” jelasnya.

Menggandeng Avin Production sebagai mitra pelaksana, tata panggung dan konsep acara menjadi daya tarik utama bagi para peserta, termasuk beberapa grup dance legendaris dari luar Ambon yang turut berpartisipasi.

Asri juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon yang membantu menyebarkan informasi ke sekolah-sekolah.

Sebagian Harga Tiket Disumbangkan untuk Pembangunan Gereja

Harga tiket acara ditetapkan Rp35.000. Asri menyebut bahwa sebagian hasil penjualan tiket tersebut akan disumbangkan untuk mendukung pembangunan sebuah gereja yang sedang berlangsung.

“Saya ingin berdiri di tengah: mendukung kepentingan masyarakat sekaligus menjaga nilai bisnis. Kami akan komunikasikan dengan panitia pembangunan gereja mengenai mekanisme kontribusi ini,” ujarnya.

Selain itu, area parkir dikelola oleh pemuda setempat sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi mereka.

Dukungan Pemerintah dan Harapan untuk Kolaborasi Besar ke Depan

Asri menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Ambon atas komunikasi baik yang terjalin. Ia berharap wali kota dapat menghadiri event ini untuk melihat langsung kreativitas anak muda yang terlibat.

Asri menegaskan bahwa Gedung Christian Center akan menjadi “rumah kreativitas” yang selalu terbuka untuk anak-anak muda. Ia menyatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak — pemerintah kota, pihak swasta, hingga komunitas kreatif — akan terus diperluas.

Event Desember Akan Lebih Besar dan Variatif

Menatap Desember 2025, Asri menjanjikan event yang lebih besar dengan kategori lebih lengkap:
— kegiatan anak-anak,
— remaja,
— dewasa,
— budaya,
— pariwisata,
— hingga kreativitas komunitas.

Ia juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Ambon mengenai program-program pengembangan event, termasuk rencana menghadirkan pameran, wahana hiburan seperti “rumah hantu”, serta menghidupkan kembali kawasan outdoor Gedung Christian Center. *Jais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *